Botol Kaca, Pertumbuhan Pasar Wadah Kaca, Tren dan Prakiraan

Botol kaca dan wadah kaca terutama digunakan dalam industri minuman beralkohol dan non-alkohol, yang secara kimiawi inert, steril dan kedap air.Pasar botol kaca dan wadah kaca bernilai USD 60,91 miliar pada 2019 dan diperkirakan mencapai USD 77,25 miliar pada 2025, tumbuh pada CAGR 4,13% selama 2020-2025.

Kemasan botol kaca 100% dapat didaur ulang, yang menjadikannya pilihan ideal untuk bahan kemasan dari sudut pandang lingkungan.Mendaur ulang 6 ton kaca dapat secara langsung menghemat 6 ton sumber daya dan mengurangi 1 ton emisi CO2.

Salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan pasar botol kaca adalah meningkatnya konsumsi bir secara global.Bir adalah salah satu minuman beralkohol yang dikemas dalam botol kaca.Itu datang dalam botol kaca gelap untuk melestarikan zat di dalamnya.Zat ini dapat dengan mudah memburuk jika terkena sinar UV.Selain itu, menurut data Urusan Industri NBWA 2019, konsumen AS berusia 21 tahun ke atas mengonsumsi lebih dari 26,5 galon bir dan sari buah apel per orang per tahun.

Selain itu, konsumsi PET diperkirakan akan terpukul karena pemerintah dan regulator terkait semakin melarang penggunaan botol dan wadah PET untuk pengemasan dan pengiriman farmasi.Ini akan mendorong permintaan botol kaca dan wadah kaca selama periode perkiraan.Misalnya, pada Agustus 2019, Bandara San Francisco melarang penjualan botol air plastik sekali pakai.Kebijakan ini akan berlaku untuk semua restoran, kafe, dan mesin penjual otomatis di dekat bandara.Ini akan memungkinkan wisatawan untuk membawa botol isi ulang sendiri, atau membeli botol aluminium atau kaca isi ulang di bandara.Situasi ini diperkirakan akan mendorong permintaan botol kaca.

Minuman beralkohol diharapkan memiliki pangsa pasar yang signifikan

Botol kaca merupakan salah satu bahan kemasan yang disukai untuk mengemas minuman beralkohol seperti spiritus.Kemampuan botol kaca untuk mempertahankan aroma dan rasa produk mendorong permintaan.Berbagai vendor di pasar juga mengamati meningkatnya permintaan dari industri minuman beralkohol.

Botol kaca adalah bahan kemasan paling populer untuk anggur, terutama kaca patri.Pasalnya, wine tidak boleh terkena sinar matahari, jika tidak, wine akan rusak.Pertumbuhan konsumsi anggur diperkirakan akan mendorong permintaan kemasan botol kaca selama periode perkiraan.Misalnya, menurut OIV, produksi anggur global pada tahun fiskal 2018 adalah 292,3 juta hektoliter.

Menurut Institut Anggur Halus Perserikatan Bangsa-Bangsa, vegetarisme adalah salah satu tren anggur yang tumbuh paling cepat dan diharapkan tercermin dalam produksi anggur, yang akan menghasilkan lebih banyak anggur ramah vegan, yang akan membutuhkan banyak botol kaca.

Asia Pasifik diperkirakan akan memegang pangsa pasar terbesar

Kawasan Asia Pasifik diperkirakan akan mencatat tingkat pertumbuhan yang signifikan dibandingkan dengan negara lain karena meningkatnya permintaan untuk industri farmasi dan kimia.Karena kelembaman botol kaca, mereka lebih suka menggunakan botol kaca untuk pengemasan.Negara-negara besar seperti China, India, Jepang, dan Australia telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan pasar kemasan botol kaca di Asia Pasifik.

 

1


Waktu posting: 18 Mei-2022